The Scout.org website uses "cookies", both internal and from third parties. Cookies are small text files placed on your end user device and help us to distinguish you from other users, to enhance your experience on scout.org. If you continue, we'll assume that you are happy to receive cookies on our website. You can change your browser's cookie settings at any time. To find out more about how we use cookies and how to manage your browser settings read our Cookies Policy.

Organisasi Kepanduan Nasional

Kepanduan adalah gerakan global dengan anggota lebih dari 40 juta di seluruh dunia yang merupakan bagian dari Organisasi Kepanduan Nasional (OKN). Peranan OKN adalah mendukung dan mengembangkan Kepramukaan di negara yang bersangkutan serta memfasilitasi hubungan antara OKN dan Organisasi Dunia.

Untuk menjadi anggota OGKD, OKN harus mendapatkan pengakuan dari Konferensi Kepanduan Dunia. Setiap negara hanya boleh memiliki satu OKN. Apabila ada Negara yang memiliki lebih dari satu Asosiasi Kepanduan Nasional (AKA), maka akan dibentuk sebuah federasi untuk koordinasi nasional dan keanggotan dunia.

Sejauh ini, terdapat 162 Organisasi Kepanduan Nasional di seluruh dunia. Anggota yang paling baru adalah Sudan Selatan, yang bergabung pada tanggal 1 Mei 2013. Dari 162 OKN yang ada, 128 diantaranya hanya tergabung di OGKD sedangkan sisanya, 34, bergabung di OGKD dan Asosiasi Kepanduan dan Pramuka Putri Dunia (AKPPD) yang terkadang disebut sebagai ONKP (Organisasi Nasional Pemandu dan Pramuka)

Anda bisa melihat daftar Organisasi Pramuka Dunia.

Angka Keanggotaan

Disini Anda bisa melihat sensus keanggotaan yang tercatat sampai 31 Desember 2012. Di beberapa negara, Organisasi Kepanduan Nasional lebih besar dikarenakan anggota anak perempuan dan perempuan dewasa merupakan bagian dari Asosiasi Kepanduan dan Pramuka Putri Dunia (AKPPD).

Sensus keanggotaan yang tercatat sampai 31 Desember 2012

Kepramukaan di Tempat Lain

Terkadang, Kepramukaan hadir sebagai cabang luar negeri dari organisasi yang sudah terdaftar. Di kasus lain, Kepramukaan hadir di sebuah negara yang tidak memiliki Organisasi Kepanduan Nasional.

Wilayah Utama

Ada 24 wilayah utama yang memiliki Kepramukaan, terkadang sebagai cabang luar negeri dari anggota Organisasi Kepanduan Nasional:

Anguilla
Antartika
Bermuda
Gibraltar
Greenland
Guadeloupe
Guyana Perancis
Kaledonia Baru
Kepulaan Cook
Kepulauan Cayman
Kepulauan Cocos (Keeling)
Kepulauan Falkland (Malvinas)
Kepulauan Faroe
Kepulauan Virgin, Amerika Serikat
Kepulauan Virgin, Britania Raya
Martinique
Montserrat
Puerto Riko
Pulau Norfolk
Réunion
Saint Helena
Saint Pierre dan Miquelon
Turks dan Kepulauan Caicos
Wallis dan Futuna

Back to top

Negara yang Berpotensi Menjadi Anggota

Ada 27 negara yang memiliki kegiatan Kepramukaan (baik secara tunggal maupun yang tersebar luas) tetapi di negara-negara ini tidak ada Organisasi Kepanduan Nasional dan belum menjadi anggota Organisasi Gerakan Kepanduan Dunia.

Catatan: di negara-negara yang independen (ditandai dengan "*"), terdapat Organisasi Kepanduan yang merupakan cabang dari anggota Organisasi Gerakan Kepanduan Dunia.

Afganistan
Antigua dan Barbuda*
Djibouti
Eritrea
Federasi Mikronesia*
Guinea Khatulistiwa
Guinea-Bissau
Irak
Iran
Kepulauan Marshall*
Kirgizstan
Kongo
Mali
Nauru
Palau
Republik Afrika Tengah
Saint Kitts dan Nevis*
Samoa
Sao Tome dan Principe*
Somalia
Timor Timur
Tonga*
Turkmenistan
Tuvalu*
Uzbekistan
Vanuatu*
Vietnam

Organisasi Gerakan Kepanduan Dunia mempertahankan hubungan resmi dengan Pramuka di Makau dan Poliniesia Perancis yang merupakan anggota asosiasi Kawasan Kepanduan Asia Pasifik dan Kepanduan di Aruba serta Curaçao, anggota asosiasi Kawasan Kepanduan Inter-Amerika.

Negara yang tidak memiliki Kepramukaan

Ada enam negara yang tidak memiliki Kepanduan, menurut informasi OGKD. Di beberapa negara tersebut, Kepanduan memang tidak mendapatkan ijin. Negara-negara yang dimaksud adalah: Andora, Republik Rakyat Cina (RRC), Kuba, Korea Utara, Laos dan Myanmar.

Back to top