The Scout.org website uses "cookies", both internal and from third parties. Cookies are small text files placed on your end user device and help us to distinguish you from other users, to enhance your experience on scout.org. If you continue, we'll assume that you are happy to receive cookies on our website. You can change your browser's cookie settings at any time. To find out more about how we use cookies and how to manage your browser settings read our Cookies Policy.

Metode Kepanduan

Metode Kepanduan merupakan sebuah sistem edukasi diri yang bersifat non-formal progresif. Hal tersebut merupakan bagian dari Kepanduan dan terdiri atas tujuh elemen yang berbeda-beda yang bahu membahu menciptakan suatu lingkungan belajar yang kaya, aktif dan menyenangkan. Metode Kepanduan mencakup:

Trisatya dan Dasadarma

Trisatya merupakan sumpah pribadi dimana seseorang berusaha sebaik mungkin untuk hidup bernafaskan nilai-nilai Kepanduan. Hal tersebut dilakukan secara berkelompok ketika Anda memilih bergabung dengan Kepanduan. Trisatya dan Dasadarma dianggap sebagai satu kesatuan karena saling berkaitan erat.

Belajar sambil Bekerja

Belajar sambil bekerja berarti bahwa kita berkembang sebagai hasil dari pengalaman tangan pertama yang merupakan lawan dari instruksi teoritis. Ini mencerminkan cara aktif dimana seseorang memperoleh pengetahuan, kemampuan dan perilaku, serta menggambarkan pendekatan praktis Kepanduan terhadap pendidikan. Belajar sambil bekerja juga memungkinkan setiap orang dalam suatu pasukan (atau regu) untuk terlibat secara aktif dalam proses serta mengambil kendali melalui bantuan teman-teman sebaya dan anggota dewasa sukarela.

Sistem Pasukan atau Regu

Regu merupakan struktur organisasi mendasar dalam Kepanduan. Masing-masing kelompok kecil pada umumnya terdiri atas enam sampai delapan anggota muda, berjalan sebagai suatu tim dimana satu anggota bertindak sebagai pemimpin. Dalam masing-masing kelompok dan dengan cara-cara yang sesuai dengan kemampuan mereka, Kepanduan mengorganisir kehidupan anak-anak tersebut dalam bentuk tangungjawab, pengambilan keputusan, pengaturan, pelaksanaan serta pengevaluasian kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama. Hal ini dilaksanakan dengan dukungan dari anggota dewasa sukarela.

Kerangka Kerja Simbolik

Dalam Kepanduan, kerangka kerja simbolik merupakan seperangkat elemen yang merepresentasikan konsep-konsep yang ingin disosialisasikan oleh Kepanduan. Tujuan dari kerangka kerja simbolik ini adalah untuk membentuk kemampuan kaum muda dalam hal imajinasi, petualangan, kreatifitas dan daya cipta. Ini merupakan cara untuk menjadikan suatu kegiatan terpadu dan menyenangkan, serta untuk memahami nilai-nilai Kepanduan.

Kemajuan Perorangan

Kemajuan perorangan adalah tentang membantu masing-masing individu untuk terlibat secara aktif dan sadar dalam pengembangan diri mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk maju dengan cara dan langkahnya sendiri guna mendapatkan kepercayaan diri serta menyadari perkembangan yang terjadi. Skema progresif (tujuan-tujuannya diatur untuk masing-masing kelompok usia) merupakan media utama yang digunakan untuk mendukung bagian dari Metode Kepanduan ini.

Alam

Alam sekitar (kayu, darat, laut, pegunungan, gurun dll) menghadirkan suatu latar ideal dimana Metode Kepanduan dapat diaplikasikan, serta untuk mengembangkan potensi fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual seseorang. Hal tersebut melibatkan pengembangan hubungan konstruktif dengan alam sekitar dan pemanfaatan secara maksimal seluruh kesempatan pembelajaran unik yang dihadirkan oleh alam sekitar.

Dukungan Anggota Dewasa

Kepanduan merupakan gerakan kaum muda dimana anggota muda berperan serta dalam kegiatan-kegiatan dengan dukungan para anggota dewasa. Peran anggota dewasa dalam Kepanduan adalah sebagai pemimpin kegiatan, pelatih dan fasilitator kelompok. Dengan kata lain, anggota dewasa memastikan bahwa anggota muda berpartipasi dalam kegiatan-kegiatan penuh arti yang mensosialisasikan perkembangan Pandu baik secara individu maupun kelompok.